Responsive Ads Here

Tuesday, October 28, 2014

Memilih "Employee of The Month"


Seorang teman bertanya, bagaimana sih memilih pegawai berprestasi? Well, pertanyaannya masih luas dan mengambang (mengambang? ingat apa yah), karena untuk menentukan seseorang berprestasi itu harus dilandasi oleh kriteria-kriteria tertentu.

Jika kita merujuk perusahaan atau badan usaha di "Kulon" sana, ada adat dan kebiasaan yang termasuk ke dalam OB. Bukan OB Office Boy tapi Organizational Behaviour, yang dikenal dengan sebutan "Employee of The Month" (EOM). 

Program EOM ini memang konsep sederhana, tetapi membuat karyawan lebih diapresiasi atau dihargai yang ujungnya akan membuat pegawai menjadi lebih loyal kepada organisasi.

Sederhananya konsep terkadang tidak berbanding lurus dengan implementasi, untuk implementasi EOM ini kita harus menentukan dahulu:
1. Tujuan
2. Kriteria
3. Cara 
4. Bentuk Apresiasi

1. Tujuan
Jika pada organisasi yang profit-oriented, tujuan OEM of course, memompa kinerja pegawai yang ujungnya menambah profit perusahaan. Selain meningkatkan kinerja juga meningkatkan loyalitas pegawai sehingga tingkat turnover (pindah pada perusahaan lain/pesaing) pada perusahaan itu menjadi rendah. Bisa dibayangin kan pegawai yang dikenal kerja keras, terus nyumbangin peningkatan income perusahaan, tiba-tiba minta berhenti karena dibajak perusahaan lain, bisa nangis bombay sambil meluk pohon pak CEO-nya.
 /floor

Untuk lembaga non-profit atau pemerintahan kira-kira sama juga, hanya saja tidak bertujuan untuk meningkatkan keuntungan akan tetapi meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna jasa layanan.
turnover pada instansi pemerintah biasanya dikenal dengan istilah "resign", yaitu pegawai yang merasa tidak dihargai atau alasan lainnya mengajukan berhenti/keluar dari instansi pemerintah untuk mencari usaha lain.

2. Kriteria
Penentuan kriteria EOM harus berdasarkan dan seiring dengan nilai-nilai (values/falsafah) yang dianut oleh perusahaan atau instansi yang bersangkutan. Misalkan sebuah instansi menetapkan nilai-nilai:

V = Very service Oriented
A = Assumes Responsibility
L = Looks for innovation
U = Uses open Communication
E = Everyone Count
S = Support Team (perusahaan)

maka untuk penentuan EOM, dipilih sesuai dengan kriteria:
1. Pegawai tersebut harus bekerja dengan orientasi pelayanan yang maksimal;
2. Memiliki rasa tanggungjawab yang tinggi;
3. Selalu mencari inovasi-inovasi yang baru;
dst.

Beberapa instansi pemerintah telah menetapkan nilai-nilai yang harus menjadi falsafah dan panduan dalam bekerja bagi para pegawainya, salah satunya adalah Kementrian Keuangan. Nilai-nilai Kementrian Keuangan:

Integritas | Professionalisme | Sinergi | Pelayanan | Kesempurnaan

Coba, bandingkan dengan Bank Syariah Mandiri mempunyai nilai-nilai yang disingkat ETHIC

Excellence | Teamwork | Humanity | Integrity | Customer Focus

Nilai-nilai instansi atau perusahaan yang sudah disebutkan tadi diatas disebut juga shared values, karena values ini tidak hanya disimpan atau diberlakukan pada top manager tapi juga di shared kepada bawahan.

3. Cara
Cara menentukan/pemilihan EOM, terserah kepada perusahaan/instansi yang bersangkutan. Bisa melalui cara kuesioner kepada para pegawai untuk menentukan satu kandidat yang akan dibahas oleh Dewan Direksi.

Penilaian 360 derajat.
Penilaian 360 derajat, sudah diterapkan oleh Kemkeu nih pada penilaian perilaku Aplikasi Penilaian Kinerja (e-Performance). Intinya dari penilaian 360 derajat adalah, seorang pejabat atau dievaluasi oleh evaluator dari berbagai arah atas, bawah, kanan dan kiri. 
- Arah atas adalah atasan langsung si evaluee
- Arah bawah adalah bawahan
- Arah kanan dan kiri adalah peer (teman sejerawat)
Jadi penilaian pegawai yang akan dipilih sebagai EOM dapat dilakukan dengan menggunakan teknik 360derajat ini. Para kandidat EOM dievaluasi dengan metode ini untuk menentukan siapa yang berhak menjadi EOM.

4. Bentuk Apresiasi
Bentuk apresiasi bisa beragam tergantung dari kebijakan instansi/perusahaan itu sendiri, sebagai contoh ada perusahaan yang memberi :
- tambahan 1x gaji
- liburan beserta akomodasi tanpa mengurangi hak cuti 
- dll


INGAT!!!
Jangan cuma plakat atau vandel yang diberikan kepada EOM, karena penghargaan tersebut cuma berharga selama 15 menit disaat si pegawai itu menerima penghargaan secara seremonial, setelah itu akan dilupakan atau cuma jadi hiasa dinding. Lebih berguna bila penghargaan selain plakat dan vandel juga diberikan insentif dalam bentuk nominal, misalnya tiket pulang kampung PP bagi pegawai di remote-area, atau tiket nonton konser dan bioskop bagi para jomblo ngenes.

N.B.
Buat perusahaan atau instansi yang anggarannya mepet, nggak mesti memilih Employee of The Month (EOM) tapi bisa juga disesuaikan waktunya misalnya: Triwulanan, Semesteran atau Tahunan (emangnya laporan)
/wahaha




No comments:

Post a Comment