Responsive Ads Here

Monday, May 23, 2016

Belajar Filosofi Kepemimpinan dari AVL (Alat Vital Laki-Laki)

Sabtu kemarin (21-05-2016) saya mengikuti kegiatan Capacity Building kantor di sebuah resort di Palangkaraya (Kalimantan Tengah). Tak perlu saya sebutkan nama resort tersebut, nanti disangka saya iklan lagi. 

Salah satu sesi dalam acara tersebut adalah pemberian motivasi kepada para pegawai oleh nara sumber seorang motivator bertaraf internasional yang bernama Syahminan Zega. Tak perlu juga saya bercerita panjang lebar mengenai motivator ini, karena yang akan saya ungkapkan adalah salah satu materi yang sangat menarik, yaitu bagaimana kita bisa belajar filosofi kepemimpinan dari alat vital pria. Menarik bukan? 

Tema yang menarik dan pembahasan serta pembawaan nara sumber yang sangat menggelitik membuat saya penasaran dari mana sumber materi ini aslinya berasal. 

Setelah tanya kanan kiri dengan dukun sakti "Mbah Google" akhirnya dapat, bahwa pencetus filosofi kepemimpinan dari AVL adalah seorang Professor Mata Kuliah Anatomi Ekonomi dari Taiwan yang bernama K.Y. Loh.

Dalam suatu kuliah umum menyambut mahasiswa baru dari seluruh dunia, ia memberikan pesan sangat penting, seluruh mahasiswa yang mendengarkan mengangguk-anggukan kepala tanda setuju. Menurut prof K.Y. Loh, PEMIMPIN yang baik harus belajar dari perilaku "Alat Vital Laki-Laki a.k.a Penis a.k.a Mr P". Adapun perilakunya adalah sbb :

  1. tidak pernah menonjolkan diri, tapi dia akan tampil paling depan saat dibutuhkan;
  2. mengerti kapan saatnya keras, dan kapan saatnya menahan diri;
  3. dapat melahirkan generasi penerus untuk estafet kepemimpinan;
  4. menyerang pihak lawan, namun tetap memberikan kenyamanan;
  5. menciptakan pergesekan namun hasil akhirnya membahagiakan semua pihak yang terkena gesekan

    Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakde_kartono/pemimpin-harus-belajar-dari-alat-vital-mr-p_552fa4206ea83460088b459c
    menciptakan pergesekan namun hasil akhirnya membahagiakan semua pihak yang terkena gesekan;
  6. tidak menjadi sombong dan besar kepala, tetapi justru merendah dengan mengecilkan diri apabila sukses menyelesaikan misi dan mencapai target.
So, jadi para bloggers jantan yang mau jadi ataupun sudah jadi pemimpin, minimal di lingkungan RT, RW ataupun Keluarga, jangan lupa filosofi ini ya. Kalau lupa, nanti waktu pipis pasti teringat kembali.


Dalam suatu kuliah umum menyambut mahasiswa baru dari seluruh dunia, ia memberikan pesan sangat penting, seluruh mahasiswa yang mendengarkan mengangguk-anggukan kepala tanda setuju. Menurut prof KY Loh, PEMIMPIN yang baik harus belajar dari perilaku 'Alat Vital a.k.a Penis a.k.a Mr P'. Adapun perilakunya adalah sbb :

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakde_kartono/pemimpin-harus-belajar-dari-alat-vital-mr-p_552fa4206ea83460088b459c
Dalam suatu kuliah umum menyambut mahasiswa baru dari seluruh dunia, ia memberikan pesan sangat penting, seluruh mahasiswa yang mendengarkan mengangguk-anggukan kepala tanda setuju. Menurut prof KY Loh, PEMIMPIN yang baik harus belajar dari perilaku 'Alat Vital a.k.a Penis a.k.a Mr P'. Adapun perilakunya adalah sbb :

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakde_kartono/pemimpin-harus-belajar-dari-alat-vital-mr-p_552fa4206ea83460088b459c
Dalam suatu kuliah umum menyambut mahasiswa baru dari seluruh dunia, ia memberikan pesan sangat penting, seluruh mahasiswa yang mendengarkan mengangguk-anggukan kepala tanda setuju. Menurut prof KY Loh, PEMIMPIN yang baik harus belajar dari perilaku 'Alat Vital a.k.a Penis a.k.a Mr P'. Adapun perilakunya adalah sbb :

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/pakde_kartono/pemimpin-harus-belajar-dari-alat-vital-mr-p_552fa4206ea83460088b459c

No comments:

Post a Comment